MOTIVASI CALEG PEREMPUAN DITINJAU DARI ASAL PARTAI POLITIK

Siti Hajar Sri Hidayati, Risana Rachmatan, Eka Dian Aprilia

Abstract


Kesetaraan gender merupakan hal yang paling penting untuk mencegah diskriminasi yang terjadi di masyarakat. Terdapat beberapa cara untuk mencapai kesetaraan gender, salah satunya dengan memberikan kesempatan pada perempuan untuk mempengaruhi kebijakan politik seperti berpartisipasi dalam politik dengan menjadi calon legislatif. Persentase perempuan yang rendah di lembaga legislatif, khususnya legislatif di Aceh menunjukkan bahwa perempuan masih belum berpartisipasi aktif. faktor penyebab minimnya persentase perempuan adalah motivasi yang rendah. Motivasi merupakan pendorong tingkah
laku individu sesuai arah tujuan. Ada tiga jenis need yang mempengaruhi tingkah laku individu yaitu need for power, need for affiliation dan need for achievement.Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan motivasi calon legislatif perempuan ditinjau dari partai nasional dan partai lokal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 69 calon legislatif, yang terdiri dari 35 caleg partai lokal dan 34 caleg partai nasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala motivasi yang terdiri dari 24 pernyataan. Hasil analisis data menggunakan uji statistik independent samples t-test menunjukkan nilai P=0,023 (0,023 < 0,05). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan motivasi pada caleg perempuan partai nasional dengan caleg perempuan partai lokal.

Keywords


Motivasi; Calon Legislatif Perempuan; Partai Nasional; Partai Lokal

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2011). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Asriati, M. (2009). Konstruksi Realitas Para Calon Legislator pada Partai Politik Lokal di Aceh. Skripsi. Medan : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univ. Sumatera Utara.

Astari, D. (2012). Urgensi Partai Lokal dalam Demokrasi. di akses pada

tanggal 24 September 2013 dari http://politik.kompasiana.com/2012/04/16/urgensi-partailokal-dalam-demokrasi-455492.html.

Djafar, M.TB. (2008). Pilkada dan Demokrasi Konsosiasional di Aceh.

Kajian Politik dan Masalah Pembangunan. 04, 01, 195-217

Gratton, K. (2011). Pendapat Perempuan tentang Perempuan dalam Dunia Politik Pada Era Reformasi dan Masa Depan di Kota Malang. Skripsi. Malang. Universitas Muhammadiyah Malang.

Hedberg, T. (2002). Motivation - Three Perspectives on Motivation. Termpaper. Oslo: Oslo University College.

Idris, A. (2009). Partai Politik Lokal di Indonesia: Sebuah Uji Coba di Aceh.

Australia : Crawford School of Economics and Government.

Idris, N. (2010). Minat Perempuan Minangkabau pada Politik Masih Rendah. Jurnal Sosial Politik. 02, 381-390.

Ismail, M. (2009). Legislatif perempuan pasca pemilihan umum 2009 (tantangan dan peluang di aceh). Bahan diskusi pada Workshop

“Legislatif Perempuan dan Jaringan Perempuan di Aceh”, dilaksanakan oleh MISPI bekerjasama dengan the Asia Foundation.

Jafar, M. (2009). Perkembangan dan Prospek Partai Politik Lokal di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Tesis. Semarang. Universitas Diponegoro.

Koeswara, H. (2009). Partisipasi Politik Kader Perempuan Parpol (Studi

tentang Kendala Partisipasi Politik Kader Perempuan dalam Kegiatan

Parpol pada Pelaksanaan Pilkada di Provinsi Jambi). (Laporan Ilmu

Sosial)

McClelland. (1987). Human Motivation. Australia: Press Syndicate the University of Cambridge

Pambumdi, M.Y. (2007). Perempuan dan Politik Studi tentang aksesibilitas Perempuan Menjadi Anggota Legislatif di Kabupaten Sampang. Skripsi. Surabaya : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univ. Airlangga.

Peterson, D. T. (2009). the Influence of Mcclelland's Need Types on Recall,

Comprehension, and Course Satisfaction in A New Employee Orientation Course for Nurses. Dissertation. United States: University South Alabama.

Rangga, M. (2007). Pengaruh Motivasi Diri terhadap Kinerja Belajar Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Paramadina). 07,07.

Santrock, J. W. (2008). Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Jakarta: Kencana

Prenada Media Group.

Sari, A. (2009). Perempuan dan Politik di Kota Bekasi (Telaah Perspektif Komunikasi Gender dalam Politik). Jurnal Paradigma, 02, 173-184.

Sari, A. (2010). Persepsi Masyarakat Terhadap Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Legislatif.

Silalahi, J. (2008). Pengaruh Iklim Kelas terhadap Motivasi Belajar. Jurnal

Pembelajaran, 30.

Wahidah. (2009). Perjuangan dan Peran Perempuan di DPRD Jawa Timur

– 2009. Artikel Politik.

Widayati. (2011). Pembubaran Partai dalam Sistem Ketatanegaraan

Indonesia. Jurnal Hukum. 26.612-639


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office

Program Studi Psikologi
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237